Picture of United States
Caption: The Land of Opportunity
Caption: Negara Imigran
“Selama ini, Amerika Serikat disebut 'negara yang selamanya belum selesai,' karena senantiasa dibangun dan dibangun kembali oleh para imigran,” tutur Reed Ueda, Profesor Sejarah di Tufts University. Hanya orang Amerika Asli, yang dapat melacak nenek moyangnya sampai ke pemukim yang tiba lebih dari 20.000 tahun yang lalu, yang dapat mengaku sebagai penduduk asli.
Picture
Caption: TuJuan Utama Dunia Sejak abad ke-19, Amerika Serikat merupakan tujuan utama untuk imigrasi. Menurut Biro Sensus 2015, saat ini lebih dari 42,1 juta imigran tinggal di Amerika Serikat.
Picture
Caption: Mengapa Orang Bermigrasi?
Caption: Para cendekiawan imigrasi mengidentifikasi baik faktor pendorong maupun penarik yang membuat orang bermigrasi ke negara baru. Faktor pendorongnya meliputi kemiskinan, populasi yang berlebihan, penganiayaan agama, atau penolakan hak politik. Faktor penarik di antaranya adalah upah yang lebih tinggi dan prospek pekerjaan yang lebih baik atau kebebasan politik dan beragama.
Picture of Ellis Island
Caption: Imigrasi Dahulu Pada tahun 1892, banyak imigran yang tiba di Amerika Serikat pertama-tama melewati kantor imigrasi federal di Ellis Island di New York Harbor. Sekitar 16 juta imigran memasuki Amerika Serikat melalui Ellis Island antara tahun 1892 dan 1924.
Picture of Ellis Island
Caption: Imigrasi Kini
Ellis Island
Caption: Sekarang, sebagian besar proses imigrasi di digitalkan: Informasi tentang proses aplikasi tersedia di situs web Bureau of Consular Affairs. Penduduk asing yang ingin tinggal secara tetap di Amerika Serikat terlebih dahulu harus mendapatkan visa imigran. Ini langkah pertama untuk menjadi penduduk tetap yang sah.
Picture of Statue of Liberty
Caption: Patung Imigran
Bagi jutaan imigran yang melewati portal Ellis Island, Patung Liberty melambangkan Amerika Serikat sebagai negeri penuh peluang. Ikon Amerika ini adalah hadiah dari masyarakat Prancis dan secara resmi dipersembahkan pada tahun 1886.
Picture of United States
Caption: Harapan bagi Kaum Terlantar
United States
Caption: Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Amerika Serikat merupakan tempat pengungsian bagi orang Meksiko, Yahudi, dan Armenia yang melarikan diri dari perang, penyiksaan agama, dan pemusnahan etnis di negara asal masing-masing. Setelah Perang Dunia II, Displaced Persons Act of 1948 memungkinkan ratusan ribu pengungsi masuk ke Amerika Serikat. Pembatasan diberlakukan pada negara asal.
Picture of United States
Caption: Undang-undang Imigrasi dan Kewarganegaraan Pada tahun 1965, Presiden Lyndon Johnson menandatangani Undang-undang Imigrasi dan Kewarganegaraan. Undang-undang ini meningkatkan peluang imigrasi dengan menghapuskan sistem berdasarkan kuota yang rasialis, diganti dengan kategori preferensi berdasarkan hubungan keluarga dan keterampilan dalam bekerja.
Picture of United States
Caption: Pengungsian dan Suaka
United States
Caption: Amerika Serikat senantiasa menyediakan pengungsian dan suaka bagi orang-orang yang melarikan diri dari perang, kelaparan, penyiksaan agama dan etnis, serta bencana alam. Dalam tahun 2014, misalnya, hampir 135.000 orang pengungsi dan pencari suaka diterima di negara ini.
Picture of United States
Caption: Imigrasi Asia
United States
Caption: Imigrasi dari negara-negara Asia sangat dibatasi hampir di sepanjang sejarah Amerika, dan orang Jepang—termasuk penduduk yang lahir di Amerika—bahkan diasingkan selama Perang Dunia II. Namun, Undang-undang Imigrasi dan Kewarganegaraan tahun 1965 memberikan harapan baru bagi calon imigran Asia: Dalam lima tahun, imigrasi Asia meningkat empat kali lipat. Perang Asia Tenggara mengakibatkan arus pengungsi Asia tambahan.
Picture of United States
Caption: Imigran Merupakan Keunggulan A.S.
United States
Caption: “Selama lebih dari 200 tahun, tradisi kita menyambut imigran dari seluruh dunia telah memberi kita keunggulan besar dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal tersebut membuat kita tetap berjiwa muda, dinamis, dan berjiwa wirausaha. Tradisi ini membentuk karakter kita sebagai masyarakat yang memiliki kemungkinan tak terbatas.”
Presiden Barack Obama dalam Pidato Kenegaraan tentang imigrasi (2014)
Picture of United States
Caption: Negara-Negara Teratas untuk Penduduk Tetap Selama abad ke-19 dan ke-20, sebagian besar imigran ke Amerika Serikat berasal dari Eropa. Kini, mayoritas individu yang mendapatkan status penduduk tetap berasal dari negara-negara Asia.
Picture of United States
Caption: Membentuk Kota-kota Amerika
United States
Caption: Sejak abad ke-19, imigran menggerakkan pertumbuhan cepat kota-kota Amerika seperti Boston, New York, San Francisco, Chicago, Cleveland, dan Kansas City. Mereka membawa warisan budaya mereka dan membentuk musik, seni, masakan, dan jalan-jalan di berbagai kota Amerika.
Picture of United States
Caption: Naturalisasi
United States
Caption: Pada tahun 1790, Undang-undang Naturalisasi pertama membatasi kewarganegaraan yaitu hanya diberikan kepada orang kulit putih. Peraturan imigrasi menolak permohonan kewarganegaraan dari kelompok etnis atau orang yang berasal negara tertentu. Namun, kini pembatasan tersebut telah dihapuskan. Imigran A.S. yang telah mendapatkan status penduduk tetap, tinggal di Amerika selama sedikitnya 5 tahun, dan memenuhi semua persyaratan boleh mengajukan naturalisasi.
Picture of United States
Caption: Hak-hak Imigran Seperti negara besar dan beragam lainnya, Amerika Serikat menghadapi berbagai tantangan dalam menerapkan sistem imigrasi yang adil dan sinambung. Berbagai program hak-hak imigrasi seperti yang dilaksanakan oleh American Civil Liberties Union dan Human Rights Watch bertujuan untuk mereformasi pencidukan yang ketinggalan zaman atau tidak efektif dan kebijakan deportasi serta membantu imigran mencari jalan untuk mendapatkan kewarganegaraan.