Picture of Ambon Island
Caption: AMBON Nostalgia
Caption: Secara sederhana, dalam “bahasa kanak-kanak saya” Pulau Ambon terbagi dua. Di utara ada semenanjung Leihitu dan Leitimur di selatan yang terhubung di daerah Passo, dengan dua perairan Teluk Ambon serta Teluk Baguala. Saat berusia belasan, saya merasakan pulau ini penuh semangat di satu sisi, sekaligus romantis dan melankolis sesekali. Ini tercermin dari lagu-lagu rakyat. Contohnya, dengan “kata kunci” tifa, saya dapat menemukan satu lagu yang nadanya sangat riang dan mengajak badan berdansa: Panggayo, panggayo, panggayo/Panggayo pukul tifa arumbai/Jojaro deng mungare mari dansa/Mari dansa bae-bae....
Picture
Picture of Ambon War Cemetery
Ambon War Cemetery
Caption: Ken Young, pejalan asal Selandia Baru di Ambon War Cemetery. Ia penyuka wisata sejarah, sangat menikmati kunjungan ke makam veteran Perang Dunia I dan II. Sebelum ke Ambon, ia berkunjung ke Gallipoli.
•••••
Mengabadikan patung
Christina Martha Tiahahu.
Picture of Mardika Bus Station
Caption: Terminal Mardika juga dijadikan tempat jual-beli berbagai barang, seperti bursa baju dan sandal murah sampai
buah-buahan.
Picture of Ambon War Cemetery
Ambon War Cemetery
Caption: Monumen peringatan bagi Batalion 2/21 Gull Force serta para tawanan perang (Prisoner of War) di Ambon War Cemetery.
•••••
Mengabadikan penari mako-mako, produk budaya asal Pulau Seram.
Picture of Ambon Island
Picture of Ambon Island
Caption: Oleh Ukirsari Manggalani
Foto oleh Warsono
NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER INDONESIA
Kunjungi kami di
Twitter, Facebook, & Instagram.
#stellerid #stellertravel #ambon #maluku #wonderfulindonesia #ngtravelerid