•delapan•

.I N F N T Y.

berjumpa kembali, bertemu kembali, denganmu delapan, cerita infinity ku.

Apa kabar kamu? Apakah kamu baik tanpa ku? Bagaimana kabarmu kemarin dan hari ini? Apakah kamu sudah bahagia sekarang, tanpa aku?

Selamat Tanggal 8 untuk ke 156 minggu, sayang. Selamat bertemu kembali di Tanggal 8, cinta. 36 bulan lalu 1.095 hari lalu dimana aku menjatuhkan hatiku untukmu, menerima mu sebagai kekasihku.

Cintaku, yang kini sudah tidak lagi bersamaku dan aku melewati hari tanpamu, apakah kamu masih mengingat setiap tanggal 8 yang terlewati? dan apakah kamu ingat tanggal 8 di akhir tahun ini?

Sayangku, berjuta perasaan masih aku pendam untukmu. beribu pertanyaan dan pernyataan masih aku simpan untukmu. apakah kamu tau itu??

"apa kabarnya dia? "sedang apa dan dimana dia sekarang? "apakah dia sudah bahagia sekarang? "apakah dia merasakan sakit yang aku rasakan? "apakah dia merasakan kecewa yang aku alami? "apakah dia bisa merasakan rapuhnya hidupku karena dia?

itulah beberapa pertanyaan yang sering aku bisikan kepada semesta di setiap sujudku. dan berharap semesta langsung menjawab semua bisikanku terhadap langit itu. semesta amat sangat maha tahu setiap bisikan ku. semesta mengetahui apapun yang aku pendam selama ini, tentang dirimu.

Sakit yang aku rasakan masih sangat terasa. Kecewa yang aku alami masih sangat jelas ada. Rapuh nya diriku masih terasa.

40 minggu melewati hari tanpamu lagi itu tidak mudah. 40 minggu yang aku pikir luka bisa sembuh ternyata tidak.

sakit, kecewa, hancur, rapuh, sampai saat ini, bahkan sampai detik ini, ketika aku menulis kisah ini, semua masih terasa, sangat amat masih terasa. perih, sayang. aku luka, luka tapi tidak berdarah. aku hancur, olehmu. seorang yang senang membuat aku rapuh.

Biarlah aku melewatinya sendiri, Biarlah aku melawan semuanya sendiri. Biarlah aku terus simpan perasaan yang aku pendam untukmu.

dan akan ku biarkan kamu berlalu begitu saja. ku biarkan kamu memilih jalan hidupmu seperti yang kamu mau, bukan denganku. ku biarkan kamu hidup bebas dan lepas, tanpaku. ku biarkan kamu memilih orang lain yang kamu inginkan dan kamu dambakan. aku hanya beban untukmu, aku hanya membuatmu menderita.

sampai saat nya nanti lukaku sakitku kecewaku memudar dengan sendirinya. entah dibantu dengan orang yang baru, ataupun semesta yang maha baik untuk membantu menyembuhkan luka jahitan ku yang selalu dilepas dengan sengaja olehmu.

Biarlah ku kenang sendiri, semua kisah tentang delapan ku.

seperti orang - orang yang ingin aku untuk mengacuhkanmu, tidak memperdulikanmu, tidak menangisi mu lagi, tidak mengingat semua tentang mu lagi.

dan ya, kini aku tidak mau tahu tentangmu lagi tidak mau perduli kepadamu lagi. seperti yang orang - orang inginkan. semua sakit dan lelah yang aku rasakan, akan sembuh akan hilang seiring berjalan nya waktu.

aku pun tidak kehilanganmu, dan tidak menyesali semua itu, tentang dirimu. kelak, apabila ada yang harus merasa kehilangan, dan apabila ada yang harus disesali. aku rasa itu dirimu, bukan aku.

bahagialah, dan jaga dirimu baik baik, cintaku. selalu hargailah perempuan, layaknya ibumu.

Terakhir, ku ucapkan selamat hari infinity, tanggal 8 yang gagal di tahun ke tiga 3 ini. tidak akan ada ucapan lagi di delapan berikutnya, kuucapkan untuk terakhir kalinya.

Bandung, 08 December 2018 11.08 P.M

Share This Story

    Autoplay:

    get the app