KITA YANG BELUM

PEYEMPUAN

Tidak ada yang abadi, termasuk amarah. Hari ini api bisa berkobar-kobar, esok, mungkin akan kita sesali hangusnya.

Seringkali begitu, karena itu jangan ambil keputusan saat marah.

Mama juga pernah bilang, jangan mudah baper--sensitif, mudah marah, dendam--pada hal-hal yang kecil yang (kalau dipikir) sepele. Karena itu adalah tindakan yang menghabiskan energi, menyita pikiran dan menguras hati.

Beda pendapat, adu argumen, curiga, cemburu, ribut-ribut kecil itu biasa terjadi dalam sebuah hubungan. Selagi bukan prinsip hidup yang menjadi sebab, bukankah seharusnya sepasang manusia masih bisa duduk dan saling bicara, menyelesaikan masalah yang dihadapi?

Selama ini, kebanyakan orang hanya menuntut agar dimengerti dan dipahami. Tetapi tidak menunjukan usaha yang sama kepada pasangannya.

Jika selama ini ada saja membuat kamu marah, benci dan sinis kepadanya, sementara dia biasa-biasa saja, mungkin bukan dia yang salah, tetapi ada yang tidak beres dengan hati dan caramu memandang.

Jadi, terkadang bukan tidak cocok, tetapi kita yang belum bisa saling menerima satu sama lain.

Dapatkan di Toko Buku terdekat di kota anda!

Twitter: peyemp IG: peyempuan FB: peyempuan blog: peyempuan youtube: peyempuan steller: peyempuan snapchat: peyempuans Line: @NIT7021G Illustration by Jutta Rikola LOVE, COMMENT, SHARE & FOLLOW

http://peyempuan.blogspot.com #stellerstories #stellerid #stellerwriter #stellerverse #creative #poem #poetry #sajak #cerpen #puisi #peyempuan #books #bestseller

1/11