MATA

by : deanwagiu

Untukmu, Yang kadang ku benci.

Dalammu, Kubisa melihat semua yang tak patut kulihat.

Ketika saudaramu berkata untuk tetap tegar, Namun engkau, Bagai sang pengkhianat, Menunjukkan sebaliknya.

Sialan, Dari pantulanmu, Aku dapat melihat seberapa rapuh dirinya.

Melalui engkau, Seakan dia menjerit sakit dalam diam.

Melalui engkau pula, aku dapat melihat seberapa kejam mereka menghinanya.

Dusta, Ketika mereka berkata bahwa mulut paling kejam.

Nyatanya, Engkaulah sang musuh di balik selimut yang sebenarnya.

Dalam diam, Dalam sorot dirimu, Bersama temanmu, Kau tertawakan dia.

Lirikan tajam yang kau berikan

Sorot pandangmu yang meremahkan.

Tidak, aku tidak suka.

Kau, membunuhnya.

Dalam diam.

Dan melaluimu,

Akhirnya aku tahu.

#stellerindonesia #stellerid #shortstory #stellerstories #poem #cerita

    1/18