Penambang Batu Bara

dia lah Ayahku

Ayahku, Bukan seorang kapiten. Melainkan si penambang batu bara. Suka makan, jalan-jalan, dan ngasih uang. Aku sayang!

Dialah Ayahku

Tempat kerjanya jauh dimato. Berlokasi di tengah hutan kilo 10 Bontang, Kalimantan Timur.

Bis ini satu-satunya transportasi Ayah untuk ke tempat kerja. Disediakan oleh perusahaannya. Tidak boleh dibawa pulang.

Aku pernah dibawa ke sini. Tempatnya luaaaaaas sekali. Tapi gak ada apa-apa. Cuma beberapa pos kecil untuk istirahat. Makan kue gratis.

Ayah dan kawan-kawannya.

Ayah, suatu waktu akan ke Balikpapan. Pelatihan untuk naik jabatan. Ditinggalnya rumah 5 hari. Karena gak mungkin dibawa naik bis.

"Hore! Naik jabatan, naik gaji." Hahahha.

Daaan inilah Ayah ketika sudah naik jabatan. Rompi sebelumnya warna oren ganti jadi hijau.

Tandus. Semua pohon ditebang. Tapi kata Ayah, setelahnya ditanam lagi. Macam dibunuh, kemudian dihidupkan lagi. Ajaib! Memang harus begitu.

Alat berat. Ayah gak pakai. Karena berat. Ayah pakainya mobil ranger.

Ayah, makan nasi bungkus bersama kawannya. Aku gak dibagi. Hahaha.

Share This Story

1/14