DAY 1

BEONIC GOES TO LOMBOK - 2017

INTRO

Dimulai di tahun 2015, kantor memberangkatkan BEONIC "terpilih" untuk liburan

Hal tersebut merupakan bentuk apresiasi dari kantor untuk BEONIC yang mendapat "rapor baik"

Arsip 2015

Arsip 2016

Alhamdulillah Di tahun 2017 ini, diriku berkesempatan untuk liburan bareng dengan 8 BEONIC lain ke Lombok 😊

DAY 1

9 Desember 2017. Pagi itu jam 5 pagi, rombongan yang berjumlah 9 orang berangkat dari kantor Malang menuju bandara Juanda

Dibumbui sedikit drama, dengan Mas Salig sebagai aktor sentral pagi itu Yang ngotot pengen mandi, tapi gagal. Karena sudah melewati batas waktu tunggu yang sudah disepakati - Apa mungkin karena hal tersebut, sesampainya di Juanda dia muntah?

CREWS

Keberangkatan pesawat kami pukul 09:25 WIB

Ami

Budhe Fitri

Mas Ical

(dari kiri) Mbak Putri, Mas Adi & Salig

Rika & Mas Ranggi (sudah halal)

TAKE OFF

Perjalanan meggunakan pesawat ke Lombok membutuhkan waktu kirang lebih 50 menit

LOMBOK

Sesampainyai di Bandara Lombok, rombongan disambut teman teman dari Lombok Travel

Satu persatu diberi souvenir, berupa kain tenun khas Lombok yang dikalungkan

DIANTAR DENGAN MOBIL HIACE PEMBERHENTIAN PERTAMA SIANG ITU, ADALAH KAMPUNG SASAK ENDE

SUKU SASAK

Kampung Ende, adalah perkampungan di lombok yang dihuni oleh suku Sasak, suku asli Lombok. Yang masih mempertahankan adat dan budayanya. Selain kampung Ende, ada juga kampung Sade.

Rumah adat suku Sasak, menggunakan dinding anyaman bambu dengan atap yang terbuat dari jerami Rumah tersebut hanya memiliki satu pintu di depan, tanpa jendela. Beralaskan tanah liat, yang 2 minggu sekali dibersihkan menggunakan kotoran sapi

MENCULIK

Ada sebuah budaya di suku Sasak, jika ada laki-laki ingin menikahi perempuan pujaan hatinya. Maka dia harus menculik wanita tersebut.

Atraksi Peresean

PERESEAN

Sebuah tarian yang sekaligus pertarungan. Digunakan juga sebagai upacara meminta hujan, dimana ketika darah menetes ke tanah dari kepala petarung. Pertanda hujan akan datang.

Yang kecil tidak mau ketinggalan

Mas Ranggi & Mas Adi bersiap siap untuk mencoba peresean

PUKULAN MANJA

Pertarungan yang sangat tidak seru

Dari kampung Ende, perjalanan dilanjutkan menuju tempat makan siang di Pipe Dream

Makan lahap biar kuat

Mas nya minta difoto

BUKIT MERESE

BUKIT MERESE

Hari menjelang sore, Bukit Merese menjadi destinasi wisata alam pertama hari ini

Silau

Menuju perjalanan ke hotel

MAMPIR

ROMBONGAN BERHENTI DI TEMPAT PEMBUATAN KAIN TENUN LOMBOK

SONGKET

Hanya perempuan saja yang boleh menenun kain songket. Keahlian menenun kain ini menjadi syarat yang harus dipebuhi perempuan suku Sasak yang ingin menikah.

🥛-☕

END OF THE DAY

HARI INI DITUTUP DENGAN BERISTIRAHAT DI HOTEL SETELAH MAKAN MALAM DENGAN MENU-MENU KHAS LOMBOK

Share This Story

    Autoplay:

    get the app