SEMPAT

waktu itu hilang, terenggut.

SEMPAT

Aku sempat mencintainya, aku sempat percaya padanya, aku sempat bahagia bersamanya, aku sempat ingin selalu berada disisinya...

Ia sempat mencintaiku, ia sempat membuatku percaya, ia sempat menjadi alasan untuk aku bahagia..

Kita sempat berjanji.

Berjanji untuk saling memperjuangkan, berjanji untuk saling mempertahankan, berjanji untuk selalu ada, berjanji untuk takkan menyerah...

Kami sempat menjadi alasan bagi satu sama lain untuk bahagia.

Meski pada akhirnya, kami juga sempat menjadi satu sama lain lupa bagaimana rasa bahagia itu...

Suatu hari...

Aku akan menulis lagi disini...

Bahwa, aku sempat dibuatnya terluka, rasa percayaku sempat dipatahkan olehnya, harapanku pernah dihempaskan olehnya, hatiku pernah diremukkan olehnya.

Bahwa, aku sempat begitu mencintai sunyi dan gelap hanya karena aku tidak perlu berpura-pura didalamnya.

Aku akan menulis lagi disini..

Bahwa, aku sempat begitu menyayangi dia dengan berlebihan.. namun, aku kemudian belajar untuk menyayanginya dengan cukup.

Bahwa, aku sempat begitu berharap ia akan memutar arah dan memilih kembali.. namun, aku pun mulai belajar bahwa kembali takkan pula mengembalikan yang sama.

Aku akan menulis lagi disini...

Bahwa, aku sempat begitu hancur saat ia melangkah dan memilih pergi.. namun, kemudian aku belajar untuk tak lagi merasa hancur meskipun hidup dalam kehancuran

Aku akan menulis lagi disini...

Bahwa, aku sempat tak lagi merasakan bagaimana rasanya bahagia itu, aku sempat tak lagi ingat kapan terakhir kali aku merasa bahagia.. namun, kemudian aku belajar untuk tak lagi menggantungkan bahagia ku padanya.

Aku akan menulis lagi disini...

Bahwa, aku sempat begitu tak ingin melupakan dia dan memori tentangnya... namun, kemudian aku memilih untuk melangkah sedikit demi sedikit.

Bahwa, aku sempat begitu tak terbiasa tanpanya... namun kemudian aku pun belajar bahwa tak ada seorang pun yang akan terus ada.

Aku akan menulis lagi disini...

Tentang bagaimana aku sempat begitu hancur, namun kemudian belajar untuk tak lagi merasa hancur walaupun aku hidup dalam kehancuran.

Tentang bagaimana ia sempat menjadi bahagia ku , namun kemudian aku belajar bahwa bahagia itu disini. Dalam diriku.

Tentang bagaimana semua sempat yang ada, meskipun membuatku sakit dan hancur... menjadi sesuatu yang mulai menjadi hal yang aku syukuri.

Aku akan menulis lagi disini...

Tentang bagaimana aku dan dia pernah menjadi kita, bagaimana dia pernah menjadi tempatku pulang sejauh apapun aku pergi berlari...

Tentu aku takkan pernah benar-benar melupakannya... Karena dia akan tetap menjadi satu hal indah yang pernah terjadi dalam hidupku.

Ia adalah sempat-ku yang membuatku belajar untuk lebih menghargai setiap sempat yang ku alami dan yang akan datang... juga sempat-ku yang membuatku belajar untuk lebih memahami bahwa bahagia ku selalu disini. Didalam diriku.

"Hingga suatu hari nanti, kita akan sempat bertemu untuk sempat berbagi kisah tentang tempat kita berlari pulang saat kita terlalu lelah melangkah..."

-av ✨

ME

ig : vieraurelia

#stellerid #steller #stellerindo #love #broken #time

    1/33