Review

iPhone SE

iPhone SE secara resmi diperkenalkan 21 Maret 2016. Apple menyematkan spesifikasi yang mirip dengan iPhone 6S. Namun dibalut dengan desain iPhone 5S. Lantas bagaimana performanya?

Desain Lawas Apple membesut ponsel ini mirip iPhone 5S. Jadi tidak ada pembaruan sama sekali. Terlepas dari itu, ketika mengenggam ponsel ini masih terasa sangat nyaman. Malah ketika dibandingkan dengan iPhone 5S, ponsel ini jauh lebih ringan.

Soal kualitas layar sendiri tetap menawan. Memang resolusi layarnya tidak mencapai batas HD, hanya 1.136x640 pixel. Tapi dengan ukuran 4 inch membuat kepadatan pixelnya cukup rapat. Alhasil, terasa tidak jauh berbeda saat memandang layar iPhone 6 dan 6S.

Performa Gahar Apple membekali iPhone SE dengan prosesor A9 dan RAM 2 GB. Spesifikasi ini sama seperti dimiliki iPhone 6S. Alhasil membuat performanya ngacir. Ini dibuktikan dengan pengujian benchmark.

Pertama menggunakan Antutu, hasilnya 115.230. Hampir melampaui perolehan Samsung Galaxy S7 yang mendapatkan skor 134.599 yang tercatat di data Antutu.

Selanjutnya Geekbench 3 single core, hasilnya juga cukup tinggi bahkan melampaui hasil Galaxy S7. iPhone SE mendapat 2.545, sementara ponsel Samsung meraih 2.345.

Tapi saat pengujian Geekbench 3 multi core, iPhone SE harus mengakui kemampuan Galaxy S7 dimana ponsel Apple itu hanya menorehkan nilai 4.480. Sedangkan Galaxy S7 mendapatkan 6.360.

Untuk menguji grafisnya digunakan GFXBench T-Rex HD On-screen. Nilai yang didapat iPhone SE 59,65. Pesaing terdekatnya ada Galaxy S7 mendapat 53.

Apple menyematkan kamera yang sama dengan iPhone 6S. Di mana ukurannya 12 MP dengan bukaan f/2.2. Jadi kualitasnya sebanding dengan iPhone 6S. Saat diajal, baik di dalam mauapun luar ruangan, hasil jepretan tetap oke. Berikut beberapa hasil foto dari kamera iPhone SE yang dibandingkan dengan iPhone 5S

Fitur iPhone SE memang dilengkapi Touch ID. Namun sensor sidik jari ini tak sama dengan sensor yang ada di iPhone 6S, karena Apple menggunakan Touch ID generasi satu, seperti yang ada di iPhone 5S.

Tapi saat digunakan, kecepatan pengenalan sidik jari cukup cepat. Meski tidak secepat saat menggunakan iPhone 6S tentunya. Kekurangan ini tidak menjadi masalah yang bearti.

Fitur terbaru yang dibawa iPhone SE adalah Live Photos. Walaupun Apple ini tidak dilengkapi ponsel ini dengan fitur 3D Touch, kita bisa membuat foto bergerak layaknya di film Harry Potter.

Menyoal baterai, Apple meningkatkan kapasitasnya pada iPhone SE. Ponsel ini memiliki baterai 1.624 mAh, sementara iPhone 5S hanya 1.560 mAh. Saat dijajal dalam penggunaan sehari-hari, baterai iPhone SE dapat digunakan satu hari penuh tanpa perlu sering-sering mengisi ulang baterai

Opini detikINET Ponsel ini bisa dibilang kecil-kecil cabe rawit. Meski ukurannya lebih mungil ketimbang iPhone 6S, tapi performanya bisa dikatakan setara. Bahkan disejumlah pengujian iPhone SE bisa menandingi ponsel terbaik saat ini.

Tentu saja iPhone 6S lebih unggul secara keseluruhan. Mengingat sejumlah fitur sengaja dipangkas Apple supaya harga jual iPhone lebih terjangkau.

Pertanyaannya, Layakkah membeli ponsel ini? Bila Anda ingin mengupgrade dari iPhone 5 atau iPhone 5S, ponsel ini bisa jadi pilihan. Sebab, spesifikasi yang dimiliki iPhone SE jauh lebih mumpuni ketimbang dua ponsel tadi.

Namun bila Anda ingin mengganti iPhone 6 dengan iPhone SE, detikINET menyarankan untuk berpikir ulang. Soal spesifikasi mungkin iPhone 6 masih kalah. Tapi lebih faktor kenyamanan mata dan penggunaan saja. Rasanya butuh waktu untuk kita terbiasa dengan layar yang lebih kecil.

Meski demikian semua keputusan kembali ke tangan Anda. Bila tertarik, ponsel ini sudah dapat dibeli dengan budget Rp 6,6 juta untuk varian 16 GB, dan Rp 7,7 juta untuk kapasitas penyimpanan data 64 GB.

#steller #review #stallerid #iPhone #iPhoneSE #tech #technology #Apple

Share This Story
  • setyoprihadi

    kasih link beritanya sekalian dong min

  • WulanRussell

    iPhone selalu lama muncul nya di indonesia. Iphone SE the best! Dan di di amrik harganya gak segila itu 😂😂😂

Autoplay:

get the app