ZINNIA  
ELEGANS
Rembang, 6th June 2020
 
,
Sejarah
Kembang kertas (Zinnia
elegans) adalah salah satu
tanaman dari genus Zinnia
yang paling banyak dikenal.
Tanaman ini merupakan asli
Amerika yang berasal dari
Meksiko. Tanaman hias ini
sebelumnya kurang
diperhatikan yang pada
akhirnya biji tanaman ini
dibawa ke Royal Botanical
Garden di Madrid pada tahun
1790 dari Meksiko.
Selanjutnya tanaman ini
menyebar ke seluruh Eropa
pada awal tahun 1796. Tanaman
ini awalnya memiliki bunga
pita tunggal hingga tahun
1829 dengan warna ungu
(McVaugh, 1984).
 
,


Kultivar bunga dengan pita ganda
dan kapitula yang berdiamter 5-7,5
cm yang disebut “Flower Pleno”
pada akhirnya berhasil
dikembangkan di India dan
kemudian diintroduksi ke Eropa.
Selanjutnya kultivar “Nana Flower
Pleno” yang serupa dengan kultivar
“Flower Pleno” dirilis pada tahun
1866. Kultivar ini sama seperti
“Flower Pleno” namun ukuran
tanamannya lebih kerdil. 

Herr C. Lorenz dari Jerman
kemudian berhasil mengembangkan
kembang kertas yang diberi nama
‘Robusta Grandiflora Plenissima’
dengan ukuran bunga yang lebih
besar dan  dijuluki dengan ‘Giant
Mammoth’. Kultivar tersebut
memiliki kapitula dengan diamter
hingga 15 cm dan tinggi tanaman
mencapai 100 cm. saat ini, kultivar
‘Giant Mammoth’ merupakan
merupakan tetua bagi Zinnia elegans
yang berkapitula besar. Bunga
dengan tipe pompom kemudian
berhasil dikembangkan pada tahun
1870-an yang ukurannya masih
kerdil dan selanjutnya dirilis pada
tahun 1900-an (Stimart & Boyle,
2007).

 
,
,
👌
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
niafaradilllaa
CREATED BY

📍Rembang, Indonesia

SHARE
Made with Steller

Download Steller to view and
create the world's best travel stories.